Penyuluh Agama Kemenag Subulussalam Ajak Putra-Putri Bireuen Kuliah di FAI UNIKI, Pilih PAI dan Ekonomi Syariah

Bireuen — Ajakan untuk melanjutkan pendidikan tinggi kembali disampaikan oleh Tgk. Syakbi, M.Ag, Penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Subulussalam sekaligus dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI). Ia mengajak khususnya masyarakat Bireuen untuk memanfaatkan peluang kuliah di Fakultas Agama Islam (FAI) UNIKI).
Menurutnya, FAI UNIKI menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin mengenyam pendidikan tinggi dengan kualitas baik, lingkungan Islami, serta peluang masa depan yang jelas.
“Adik-adik di Bireuen tidak perlu ragu. Di daerah sendiri sudah ada kampus yang mampu membentuk kita menjadi generasi berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
FAI UNIKI menawarkan dua program studi unggulan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah (EKOS). Kedua prodi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan zaman, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi berbasis syariah.
Program Studi PAI membuka peluang karier sebagai guru, dosen, penyuluh agama, serta pengelola lembaga pendidikan, sementara Ekonomi Syariah memberikan kesempatan menjadi praktisi keuangan syariah, analis ekonomi, hingga wirausaha berbasis syariah.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa FAI UNIKI juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pengembangan diri, termasuk prestasi di ajang MTQ/MTQN, yang menjadi nilai tambah bagi lulusan.
Tak hanya itu, tersedia juga peluang beasiswa KIP Kuliah dan sumber lainnya, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Tgk. Syakbi mengajak seluruh generasi muda Bireuen untuk segera mengambil langkah.
“Jangan tunggu nanti. Manfaatkan kesempatan hari ini. Kuliah di FAI UNIKI, bangun masa depan, dan jadilah kebanggaan keluarga serta daerah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *