Mahasiswa PAI FAI UNIKI Ambil Bagian dalam Seleksi MTQ Mahasiswa Nasional 2026

Bireuen — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kembali menunjukkan semangat dan potensinya dalam bidang keagamaan dengan mengikuti seleksi peserta MTQ Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2026 tingkat kampus UNIKI.

Seleksi yang dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026 tersebut menjadi tahapan awal untuk menentukan perwakilan terbaik UNIKI menuju ajang MTQ Mahasiswa Nasional di Universitas Jambi yang akan berlangsung pada 01–04 Juni 2026.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa PAI FAI UNIKI turut ambil bagian di beberapa cabang perlombaan. Pada cabang Syarhil Qur’an, terdapat tiga mahasiswi PAI yang mengikuti seleksi, yakni Intan Suhaila, Intan Mawaddah, dan Intan Safitri. Sementara pada cabang Tartil Al-Qur’an, mahasiswa PAI yang ikut serta adalah Fachrurrazy dan Nailul Amna.

Keikutsertaan mahasiswa PAI dalam ajang ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Agama Islam tidak hanya aktif dalam akademik, tetapi juga terus mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an dan syiar Islam.

Ketua Program Studi PAI, Mahmudi, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada mahasiswa yang telah berani tampil membawa nama program studi dalam seleksi MTQ tingkat universitas tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Prodi PAI. Mahasiswa kita terus menunjukkan semangat untuk berkembang dan berprestasi, khususnya dalam bidang keislaman dan Al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Syaripuddin, M.Si, berharap mahasiswa yang mengikuti seleksi dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik kampus di tingkat nasional.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena membentuk mental, kemampuan dakwah, dan kecintaan mahasiswa terhadap Al-Qur’an. Semoga mahasiswa PAI mampu bersaing dan menjadi delegasi terbaik UNIKI,” ungkapnya.

Melalui ajang MTQ Mahasiswa Nasional ini, FAI UNIKI terus mendorong mahasiswa untuk aktif, percaya diri, dan berprestasi dalam bidang akademik maupun keagamaan sebagai bagian dari pembinaan generasi Qur’ani di lingkungan kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *