Mahasiswa PAI UNIKI Intan Suhaila Dipercaya Menggantikan Guru Mengajar di MAN 2 Bireuen
Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Intan Suhaila, mendapatkan kepercayaan untuk membantu proses pembelajaran di MAN 2 Bireuen dengan menggantikan guru yang sedang berhalangan hadir.
Kepercayaan tersebut diberikan kepada Intan baik saat libur perkuliahan maupun pada hari perkuliahan ketika tidak memiliki jadwal mata kuliah (MK). Dalam beberapa hari terakhir, Intan dipercaya mengajar sejumlah mata pelajaran, di antaranya Ushul Fiqh, Fiqih, dan Seni Budaya.
Kegiatan tersebut dilakukan karena salah seorang guru sedang berada di Banda Aceh untuk mengikuti sidang pendidikan S2, sehingga Intan diminta membantu menggantikan proses pembelajaran selama guru tersebut berhalangan hadir.
Bagi Intan, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Prodi PAI FAI UNIKI, sekaligus melatih kesiapan dirinya sebagai calon pendidik.
Ketua Program Studi PAI FAI UNIKI, Mahmudi, S.Ag., M.Pd, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Intan.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi mahasiswa PAI. Ketika mahasiswa sudah dipercaya untuk berada di depan kelas dan membantu mengajar, tentu menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan, mental, komunikasi, dan tanggung jawab sebagai calon guru profesional,” ujarnya.
Dekan FAI UNIKI, Dr. Syaripuddin, M.Si, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata bahwa mahasiswa PAI tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga mulai mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Wakil Dekan FAI UNIKI, Muhammad, M.Pd, berharap pengalaman yang diperoleh Intan dapat menjadi bekal dalam membangun kompetensi dan kepercayaan diri sebagai calon guru.
Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran bahwa mahasiswa PAI FAI UNIKI memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mengajar sejak masih berstatus mahasiswa, sehingga ketika menyelesaikan pendidikan nantinya telah memiliki pengalaman dan kesiapan untuk terjun ke dunia pendidikan.

(Humas FAI UNIKI)

